Global Eushanosoft
Tips berjualan di facebook, tanpa nyepam, tanpa kena blokir, hasilnya wow banget
Selasa,01-12-2015, AnraTips berjualan di facebook, tanpa nyepam, tanpa kena blokir, hasilnya wow banget

Tips berjualan di facebook, tanpa nyepam, tanpa kena blokir, hasilnya wow banget

 

Pernahkah anda secara tiba-tiba menerima pesan dikotak masuk anda yang begitu panjang? Sampai-sampai anda sendiri malas membacanya.

 

Seberapa sering anda ditandai (tag) berupa penawaran? Sebut saja seperti penawaran Smartphone, paket wisata, dan produk-produk lainnya.

 

Coba diingat-ingat, pada saat anda sedang asik berkomentar-ria dipostingan yang anda sukai (atau di postingan anda sendiri), tiba-tiba ada yang beriklan produk (nyepam), dan dengan PD’nya bisa berulang lagi di postingan yang sama. Terganggukah anda? Jangan-jangan anda tipe yang biasa mem-blokir penjual-penjual produk yang suka begini. :D

 

Saya ingin mengajak anda memposisikan diri sebagai calon konsumen atau orang yang mendapatkan penawaran. Bagaimana jawaban anda dengan pertanyaan diatas? Silahkan anda simpan jawaban anda.

 

Anda ataupun saya selaku pelaku bisnis, berjualan, tentunya menginginkan tingkat closing yang tinggi, atau dengan kata lain ingin mendapatkan goal yang diharapkan.

 

Menggunakan tehnik-tehnik yang salah dan terkesan ngawur, bukannya akan mendapatkan respon yang baik dari calon buyer, malah justru bisa berakibat akun facebook anda diblokir.

 

Cara-cara yang saya sampaikan diatas banyak ditemui di facabook. Cara yang tidak tepat itu sebaiknya tidak anda lakukan, kecuali tag gambar dengan orang yang benar-benar sudah anda kenal, itupun jangan terlalu sering, teman anda akan bilang, yah si Polan ngiklan lagi, ngiklan lagi, sebel, unfriend aah. :(


Lalu, bagaimana tips berjualan di facebook yang tidak mengganggu itu? Semoga tips sederhana ini dapat memberikan manfaat untuk bisnis/jualan yang sedang anda jalankan.

 

Cara ini saya dapatkan dari para mastah (sebutan gaul: master/ahli) yang sudah berjualan di facebook dengan hasil yang WOW banget, dan yang tidak kalah penting, saya sudah membuktikan cara ini dan hasilnya memang WOW banget.

 


Sedikit lagi yang ingin saya sampaikan sebelum masuk ke tips-tipsnya. Disini saya akan menganalogikan seperti yang dipaparkan coach jualan saya.

 

Analoginya adalah KOLAM IKAN.


Anda pernah memancing ikan?

Atau paling tidak pernahkah anda melihat orang memancing?

Dimana anda akan mendapatkan hasil banyak dari memancing ikan?

Mana yang lebih cepat dan hasil yang melesat ketika anda ingin memancing ikan lele, tapi di kolam ikan campuran alias semua jenis ikan ada, atau di kolam ikan khusus lele?


Nah, begitulah kira-kira ceritanya.

Semoga selain memahami cara mencari email marketing yang tertarget, anda juga bisa mencoba cara mencari user tertaget di facebook ini agar produk anda semakin laris. 


Yang mesti anda lakukan adalah:

 

Pertama,
Ayo sekarang bikin terlebih dahulu kolamnya. Kalau sekarang sudah ada, coba lihat jumlah pertemanannya. Lalu, petakan mana yang kira-kira berpotensi.

 

Kedua,
Misalnya, anda mau memancing ikan lele, maka harus di kolam yang ikan khusus lele. Agar peluang dapat lelenya makin besar dan hasil makin WOW, jangan mancing di kolam ikan gurame. Ini disebut juga dengan mengumpulkan user target, karena anda memang harus mencari calon konsumen yang berpotensi tinggi membeli produk anda.
Di facebook anda benar-benar bisa mendapatkan target market anda.

 

Caranya:
1. Facebook Graph Search
Ubah pengaturan bahasa FB anda menjadi Bahasa Inggris untuk mengaktifkan fitur pencarian Facebook Graph Search. Adalah fitur FB yang memungkinkan anda memperoleh data pengguna facebook sedetail mungkin, dari hobi, kota, pekerjaan, dan lain-lain.

 

Contoh kata kuncinya:
a. People who named umroh => Mencari yang mengandung nama umroh. Saat saya menjual Aplikasi Travel Umroh, saya gunakan kata kunci ini, karena merekalah yang berpeluang memakai Aplikasi Travel Umroh. Silahkan cek pertemanan saya. :D
b. People who named umroh lives in Jakarta => Mengandung nama umroh yang berdomisili di Jakarta
c. People who likes yusuf mansur (official) => Mencari penggemar yang memfollow Ust. Yusuf Mansur. Kalau anda berjualan buku-buku Ust. Yusuf Mansur, mereka-mereka inilah target market anda.
d. People who are not my friends and likes spiderman => Mencari data penggemar Spiderman yang bukan termasuk teman anda (belum berteman). Kalau anda jualan DVD koleksi film Spiderman, atau pernak-pernik yang berhubungan dengan Spiderman, mereka bisa menjadi target anda. Bayangin anda mau jualan patung Spiderman sama orang yang maniak dengan Batman, ya peluangnya kecil banget karena gak nyambung.

 

Untuk otomatisnya sekarang ada tools untuk otomatisasi pencarian data pengguna FB. Tapi kalau belum punya toolsnya silahkan cari variasi-variasi kata kuncinya di google.

 

2. Masuk Group
Cari Group yang berhubungan dengan produk yang akan anda jual. Kembali ke Spiderman. Kalau anda berjualan segala hal yang berhubungan dengan Spiderman, carilah group yang membahas atau membicarakan Spiderman. Silahkan anda add anggota groupnya satu per satu. Jangan pasang iklan di group tersebut, karena itu sama saja anda mancing di kolam milik orang lain. Oh ya, anda tidak harus masuk ke group kalau hanya sekedar mencari anggotanya.

 

3. Melalui Facebook Pesaing
Cara ini bukan berarti anda pasang iklan di FB pesaing ya! Melainkan anda bisa “mencuri” pengguna FB yang sudah berteman dengan FB pesaing, karena bisa dipastikan mereka termasuk user target anda juga. Dilangkah ini utamakan add friend pesaing yang aktif memberi respon positive.

 

4. Melalui Fanspage tokoh/idola
Pada pencarian user yang mengikuti FP Yusuf Mansur sebelumnya, tidak semua data bisa tampil. Cara ini juga bisa sekaligus mencari pengikut idola/tokoh yang benar-benar aktif. Caranya adalah dengan memperhatikan kolom komentar dan like dari status tokoh/idola tersebut. Klik jumlah orang yang meyukai statusnya, maka akan muncul nama-nama mereka dengan tomboh “add friend”, silahkan add mereka.

 

Anda berjualan Hijab? Cari fanspage yang membahas hijab. Anda termasuk yang berjualan segala hal yang berhubungan dengan idola/tokoh/kartun? Cari fanspage mereka, add followernya. Mereka punya potensi untuk meludeskan isi toko anda.

 

Ketiga,
Berbagi hal yang bermanfaat. Anda sudah membangun kolamnya bukan? Kalau belum sekarang juga harus anda lakukan. Anda juga sudah menemukan target market anda dengan cara yang sederhana tadi (masih banyak cara lainnya).


Kenapa tidak langsung berjualan saja?


Perlu anda ingat adalah selain anda mencari target market anda, anda juga termasuk target market pengusaha yang lain, karena itulah siklusnya. 

Nah, bayangkan jika anda sendiri hanya melihat promosi/penawaran melulu di beranda anda. Tidak sedikit orang yang justru malah meng-unfollow semua pemberitahuan anda.

 

Jadi percuma bahasa promosi anda, jadi percuma copywriting yang sudah anda susun sedemikian rupa. Fatalnya FB anda akan di unfriend oleh teman anda karena bosan melihat isinya hanya jualan, tanpa sedikitpun knowledge yang mereka dapat, walau mereka penggemar dari tokoh/idola sekalipun, karena masih banyak FB tokoh/idola yang bisa mereka ikuti. Anda menjadi tidak penting walau anda jualan barang yang mereka sukai, karena banyak juga toko online di facebook yang berjualan produk yang sama dengan anda.

 

 

Maksud saya adalah anda juga harus membangun hubungan baik dengan calon buyer anda, calon konsumen anda. Berbagi info yang menarik dan bermanfaat akan membangun kedekatan antara anda dengan calon buyer anda. Berbagi info yang menarik ini juga dapat membangun kepercayaan calon buyer kepada anda. Anda di “cap” sebagai ahlinya yang bukan asal “ngecap” saja.

 

Coba anda bayangkan, anda di add toko online yang berjualan obat, tanpa mereka pernah berbagi informasi tentang obat-obatan yang mereka jual, atau informasi umum yang ada kaitannya dengan produk obat yang mereka jual, seperti bahan obat ini dan itu? Bagai sayur kurang garam, bagi saya kurang nggreget.

 

Jadi kesimpulannya, berbagilah informasi yang menarik dan unik kepada mereka sebelum anda berjualan. Bangun kedekatan, kepercayaan dengan mereka. Jadilah “ahlinya” menurut cara pandang mereka. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah tetap terhubung dengan baik dengan calon buyer atau yang sudah menjadi pelanggan anda. Manfaatkan data-data pelanggan anda dengan baik agar mereka kembali order (repeat order).

 

Lalu, KAPAN JUALANNYA?

 


Tujuan utama anda adalah jualan. Jadi anda juga tidak boleh terlalu asik berbagi dan harus tetap ingat dengan tujuan utama anda. Berbagi anda dapat pahala, berjualan dapur anda akan dapat selalu “ngebul”.

Temukan formula anda sendiri.

 

Anda bisa menggunakan perbandingan presentase, misal:
70% sharing dan 30% promosi produk atau bisa juga dengan:
3 : 1, artinya 3x sharing 1x promosi. Tentukan formula anda sendiri.

 


Intinya cari formula yang sekarang bisa anda lakukan. Ingat selalu berbagi…berbagi… dan promosi alias jualan.

Para master telah membuktikan metode ini dan berhasil.

 

Sekarang kembali kepada anda. Kembali kepada cara anda berjualan. Salah satu faktor yang mendukung terjadinya closing di pasar online adalah kepercayaan. Anda harus mendapatkan kepercayaan dari calon buyer anda.

 

Kenapa para mastah (masih ingatkan istilahnya :D ) saat menawarkan produk apapun akan sangat mudah closing?



Semoga tulisan ini bermanfaat. Invite PIN 536629C6 untuk selalu terhubung dengan saya dan kita bisa saling berbagi.

 

Tanya jawab:
Email : geushanosoft@gmail.com
YM : anrapromo@yahoo.co.id

Produk Rekomendasi: